Jangan Ucapkan Kata-Kata Berikut Kepada Anak Ketika Marah - tipshamil.id

Jangan Ucapkan Kata-Kata Berikut Kepada Anak Ketika Marah

Kata adalah doa, mungkin sebagian dari kita percaya dengan pepatah kuno tersebut. Ketika anak rewel, nakal, susah diatur dan sebagainya orang tua sering kali hilang kesabaran. Berbagai macam cara mulai dari bentakan, ancaman, hingga pemukulan secara fisik kerap dilakukan oleh orang tua supaya dapat meredam kenakalan mereka. Pertanyaannya, menurut Anda apakah cara-cara tersebut efektif? Mungkin ada sebagian dari Anda yang setuju dan sebagian lain mungkin menjawab tidak setuju.

Cara kekerasan baik secara fisik maupun verbal jelas tidak dibenarkan untuk mendidik anak. Anak-anak butuh waktu untuk bisa memahami segala sesuatu, Anda pun dulu waktu seusia mereka pasti juga melakukan kenakalan yang sama. Lepas dari betapa suram masa kecil Anda dulu atau betapa tegas orang tua Anda telah mendidik Anda selama ini, ketahuilah bahwa anak-anak Anda saat ini adalah pribadi yang berbeda.

Oleh sebab itu, seberapa kesal dan marahnya anda kepada anak, kendalikan emosi anda dan hindari penggunaan kata-kata berikut:

1. “Ini semua salahmu!”

Anak-anak sangat membutuhkan arahan dan bimbingan dari kedua orang tuanya. Ketika mereka berbuat kesalahan itu adalah hal yang wajar, sebagai orang tuanya Anda tidak boleh menghancurkan rasa ingin tahunya. Anda juga tidak boleh menghancurkan rasa percaya dirinya dengan mengatakan, “Ini semua karena salahmu atau semua ini terjadi gara-gara kamu.”

2. “Dasar anak setan!”

Emosi orang dewasa memang terkadang bisa tak terkontrol, berbagai macam kata-kata kasar, makian dan umpatan sangat mudah keluar dari mulut Anda. Ketika Anda sedang marah kepada anak Anda dan betul-betul jengkel karena tingkah lakunya yang tidak bisa diatur jangan pernah mengatakan kepadanya bahwa dia anak setan. Bila Anda mengharapkan rasa hormat darinya dan ingin supaya anak Anda mudah untuk diatur, maka lebih baik Anda melakukan introspeksi diri. Terkadang anak-anak yang berperilaku demikian sebenarnya hanya menunjukkan rasa protes kepada Anda.

3. “Dasar goblok!”

Seorang anak yang sering mendapatkan teguran semacam ini dari orang tuanya akan menjadi minder dan tidak memiliki percaya diri yang baik. Dia akan merasa bahwa dirinya memang tidak becus dalam mengerjakan sesuatu. Bila tetap diteruskan, tanpa Anda sadari Anda sendirilah yang telah menghancurkan masa depannya.

4. “Dasar kurang ajar!”

Kalimat ini hanya pantas ditujukan kepada seseorang yang telah melakukan perbuatan jahat seperti mencuri, membunuh, atau memperkosa, bukan untuk anak-anak yang sesungguhnya belum mampu memahami apa yang telah dia lakukan itu benar atau salah.

Marah dan jengkel ketika anak susah diatur itu sesuatu hal yang wajar. Tetapi sebagai orang tua anda sangat dituntut untuk dapat mengendalikan emosi. Ya, kedewasaan anda sedang diuji dalam hal ini. Cara anda mendidik mereka menentukan kualitas anda sebagai orang tua, pun kesalahan anda dalam mendidik akan menghancurkan masa depan mereka. Semoga kita semua menjadi orang tua yang bijak.

Komentar